Rahasia Sukses Menata Interior Rumah Minimalis

Anda punya rumah minimalis? Ketahui beragam rahasia sukses mendesain interior rumah minimalis agar terkesan lebih luas & nyaman

Tag: Bangun Rumah Bertahap

Mungkinkah Bisa Membangun Rumah dengan Budget Minim?

Memiliki rumah sendiri, patut Anda pikirkan meski belum menikah & utamanya telah berkeluarga. Ketika telah menikah, Anda bisa langsung mengajak istri ke rumah sendiri. Kalau punya rumah sendiri ketika telah berkeluarga, setidaknya Anda tidak lagi membebani orang tua atau mertua dengan tinggal di rumah mereka. Membangun rumah menjadi salah satu metode yang bisa dipilih untuk memiliki rumah sendiri. Pertama, luas bangunan & desain rumah bisa ditentukan sesuai kebutuhan & keinginan. Kedua, jangka waktu penyelesaian bisa ditentukan sendiri sesuai kebutuhan & budget. Namun, apakah mungkin bisa membangun rumah dengan budget minim? Coba lakukan beberapa tips ini jika kondisinya demikian:

Bangun rumah minimalis

Bangun rumah minimalisMengingat budget Anda minim, disarankan untuk memilih bangun rumah minimalis. Rumah minimalis di sini bukan hanya dari sisi penampilannya yang standar, melainkan juga ukurannya yang terbilang mini sehingga ruang tamu & ruang keluarga atau ruang makan & ruang keluarga terkadang tidak disekat, hanya punya 2 kamar tidur yang cukup untuk single bed atau pas-pasan untuk double bed, dll. Bagaimana pun penampilan & ukuran rumah yang dibangun, terpenting adalah Anda dan keluarga bisa terlindung dari cuaca panas & hujan, binatang buas, & orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Apabila Anda atau anggota keluarga kurang puas dengan penampilan rumah yang standar atau masih berpotensi adanya pertambahan anggota keluarga baru, Anda bisa lakukan renovasi di kemudian hari jika budget yang dimiliki telah cukup. Namun jika masih belum cukup pun, Anda bisa mengajukan kredit konsumtif untuk biaya renovasi rumah (seluruh atau sebagian) pada salah satu bank. Rumah yang Anda tinggali bisa menjadi agunan atas pinjaman tersebut.

Syarat-syarat kredit konsumtif yaitu: telah menjadi pegawai tetap di instansi pemerintahan atau swasta, melengkapi beberapa dokumen (fotokopi KTP suami/istri, KK, kartu pegawai, slip gaji terakhir, rekening listrik, sertifikat agunan, dan bersedia dilakukan survei tempat tinggal & agunan.

Bangun secara bertahap

Bangun secara bertahapUntuk membangun rumah tidak mesti memiliki seluruh anggaran pembangunan yang besar jumlahnya. Bagi Anda berpenghasilan tidak tetap atau punya penghasilan yang minim, tentu bakal sangat kesulitan jika harus mengumpulkan dana puluhan hingga ratusan juta rupiah, bukan? Terutama jika Anda telah memiliki istri & anak yang segala kebutuhannya harus dipenuhi. Solusinya adalah ketika ada budget meski minim tidak ada salahnya berangsur lakukan pembangunan.

Pertama-tama dimulai dari pembangunan pondasi, pondasi dangkal (dipasang di kedalaman tanah < 3 meter) atau pondasi dalam (dipasang di kedalaman tanah > 3 meter). Setelah memiliki dana di kemudian hari, Anda melanjutkan pembangunan dinding dengan menggunakan batu bata atau papan atau setengah batu bata & setengahnya lagi papan serta pembangunan atap, seng, asbes, metal, atau keramik (kalau memang di kemudian hari akan membuat rumah jadi 2 lantai, sebaiknya atap menggunakan dak beton). Begitu seterusnya sehingga rumah menjadi sempurna, sesuai dengan kebutuhan & keinginan.

Manfaatkan relasi untuk pekerja & pembelian material

Manfaatkan relasiRelasi dalam kehidupan ini sangat penting. Sebagai salah satu contoh, ketika Anda akan membangun rumah tapi cuma punya budget minim, Anda bisa memanfaatkan relasi yang memiliki keterampilan dalam membangun rumah. Dengan demikian, diharapkan Anda bisa nyaman tawar menawar harga dengannya. Begitu pula ketika Anda memiliki relasi seorang penjual material bangunan.

Anda bisa mendapatkan harga yang relatif miring ketika membeli dengan relasi. Atau bahkan, Anda bisa melakukan pembayaran material bangunan yang dibeli secara bertahap (cicilan atau jatuh tempo). Kondisi ini sungguh sangat menguntungkan, bukan? Makanya, jangan ragu untuk memperluas relasi dengan banyak cara mulai dari mengikuti kegiatan sosial di rumah, ekstrakuliker di kampus, atau dengan memanfaatkan pertemanan media sosial.